www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Hilang Tiga Hari Saat Menoreh, Koyan di Meranti Ditemukan Selamat: Mengaku Dibawa “Bidadari”
Senin, 08-09-2025 - 11:33:14 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-MERANTI – Misteri hilangnya Darwis alias Koyan (72), warga Jalan Sentosa, Desa Maini Darul Aman, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, akhirnya terjawab. Pria paruh baya yang dikabarkan hilang sejak Sabtu (6/9/2025) saat menoreh karet, ditemukan dalam keadaan selamat pada Senin (8/9/2025) pagi.

Koyan sempat menghilang selama tiga hari hingga membuat keluarga dan warga cemas. Pencarian intensif dilakukan tim gabungan dari BPBD, Basarnas, kepolisian, serta ratusan warga.

“Alhamdulillah sudah ditemukan. Kondisinya baik-baik saja, sekarang pun sudah berada di rumahnya. Sempat kami tanya selama menghilang kemana saja, dia bilang dibawa bidadari,” ujar Kepala Bidang Logistik BPBD Kepulauan Meranti, Ardath S.IP, Senin (8/9/2025).

Koyan ditemukan duduk lemah di belakang sebuah mushalla di Desa Tanjung, sekitar dua kilometer dari lokasi awal ia dilaporkan hilang. Ia ditemukan seorang warga yang kebetulan hendak menoreh getah.

Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Herrie, membenarkan penemuan tersebut. “Benar, sudah ditemukan oleh warga. Lokasi penemuannya di desa tetangga dari tempat awal ia dinyatakan hilang,” katanya.

Menurut pengakuannya, selama menghilang Koyan merasa dijaga dan diberi makan oleh “orang tu” atau makhluk halus. “Dia mengaku diberi makan lauk daging pelanduk (kancil),” jelas Ardath.

Sebelum hilang, Koyan diketahui berangkat bersama istri dan anaknya untuk menoreh karet. Namun, ia sempat berhenti di pinggir jalan dan tidak pernah muncul lagi hingga ditemukan dalam kondisi lemah.

Kini, Koyan sudah kembali ke rumah bersama keluarganya. Meski misteri pengakuannya masih menjadi perbincangan, warga bersyukur pencarian berakhir dengan kabar baik.




 
Berita Lainnya :
  • Hilang Tiga Hari Saat Menoreh, Koyan di Meranti Ditemukan Selamat: Mengaku Dibawa “Bidadari”
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved